Selasa, 27 Juli 2010

Team sepak bola Romano FC kembali menuai kekalahan.

Dalam pertandingan di Ancol International Stadium tim sepak bola Romano FC kembali berkesempatan untuk melakukan pertandingan uji coba pramusim melawan Ancol FC, dalam laga ini banyak pemain Romano FC yang tidak dapat turun bermail, diantaranya Ali Mskun yang berposisi sebagai defender, bang Ali tidak dapat bermain dikarenakan masih dalam rangka liburan setelah perhelatan akbar Piala Dunia di Afrika selatan bersama tim nasional Zimbawe, serta manajer team Mr Sugeng Estu yang tidak bisa hadir karena sedang melakukan pendekatan untuk mendapatkan pemain baru diantaranya Lionel Mesi ( Barcelona ) Wesley Sneijer ( Inter Milan ) setra palang pintu tanguh Nemedja Vidic ( Mancester united ).
Dalam pertandingan kemarin, romano FC menurunkan pemain seniornya Erik " Sule " sejak menit ke 30, mengantikan posisi Ali Maskun yang tidak bisa hadir, pertandingan yang disiarkan langsung oleh ESPN chanel 302tersebut berlangsung ketat, ancol FC menurunkan banyak pemain muda yang lebih mengandalkan power dengan ditunjang oleh stamina yang masih segar, babak pertama diakiri dengan goal yang diciptakan oleh team Ancol FC dengan skor 1-0 melalui goal yang diciptakan oleh sulaiman di menit 28.
Memasuki babak kedua Romano FC berusaha untuk mengejar ketertingalan, mereka ( Romano FC red ) menerapkan pertahanan berlapis yang lebih rapat dibanding babak pertama, beberapa pemain seperti, kurnia Azwar, Babe Hendra, Hasan Basar, bayau, dan tri wibowo mengunci setiap pergerakan Ancol FC, dengan mengharapkan serangan balik yang dipimpin oleh Sugeng dan Irwan Fauzi, meskipun pada akhirnya Romano FC kemasukan 1 goal di babak kedua yang terjadi karena posisi kiper Sugi terlalu maju, tetapi bisa dibilang permainan mereka lebih kompak, Kiper sugiarto perlu mendapatkan perhargaan pada pertandingan ini, karena ketenangannya membuat Romano FC tidak banyak kebobolan.

Salam...... Fajar

Jumat, 30 Oktober 2009

Beasiswa kuliah di Inggris: Chevening 2010/2011 Officially Open

BRITISH CHEVENING AWARDS 2010/11 ARE OFFICIALLY OPEN
The UK Foreign and Commonwealth Office (FCO), through the British Council in Indonesia, has now opened the application window for Chevening Scholarship Awards for the 2010/11 academic year. These scholarships will provide full funding for one year Masters (S2) programmes in the UK starting in September 2010.

Over the last 20 years, the Chevening programme has provided scholarships to more than a 1000 Indonesian scholars who have studied a variety of subjects ranging from journalism to environmental studies at the UK’s leading Universities.
This year the Chevening Scholarship award scheme is seeking up to 20 outstanding Indonesian candidates for this prestigious award scheme. Candidates should have an excellent first degree (GPA>=3.0), at least 2 years full-time work experience , strong communication skills in both written and spoken English (IELTS 6.5) and be able to demonstrate leadership potential. Candidates from Eastern Indonesia are particularly encouraged to apply and we are keen to receive applications to study in the fields of: Climate Change and Forestry, Counter-Terrorism and International Security, Democracy and Governance, Religion and Islamic Studies, Economic Reform and International Trade, Human Rights, Conflict, Justice and Peace-Building.
This year all candidates must make online applications at www.chevening. com
Applications must be submitted until 31 December 2009.
Notes to editors:
1. The Chevening Scholarship programme is the UK Government’s scholarship scheme aimed at enabling future leaders, high achievers, opinion formers and decision-makers to study in the UK. The programme is funded by the Foreign and Commonwealth Office (FCO) and administered by the British Council.
2. Further information on Chevening Scholars is available on our websites www.ukinindonesia. fco.gov.uk, www.britishcouncil. or.id and www.chevening. com
3. For further information on Chevening Scholars’ press release please contact British Council’s Media Relations Officer Ms. Eka Wahyuni at eka.wahyuni@ britishcouncil. or.id or British Embassy’s Head of Media and Communications Section Ms. Faye Belnis at 0816 187 9167
The British Council is the United Kingdom’s international organisation for educational opportunities and cultural relations. We are a registered charity; 209131 (England and Wales) SC037733 (Scotland). We build engagement and trust for the UK through the exchange of knowledge and ideas between people worldwide.

Kamis, 29 Oktober 2009

Sisi lain Google ( Menarik untuk dipelajar'i )

GOOGLE ADSENCE

Berbicara mengenai internet kita tidak bisa mengabaikan Google dan salah satu fasilitas yang disediakan google adalah google adsense. Google AdSense adalah cara baru yang paling menjanjikan untuk mendapatkan uang dari kegiatan anda berinternet tanpa melakukan banyak hal. Jika anda pernah membaca buku Rich Dad, Poor Dad karangan Robert T. Kiyosaki, anda akan tahu bahwa pendapatan pasif adalah jenis pendapatan terbaik yang harus anda miliki.

Pendapatan pasif adalah pendapatan yang anda dapatkan tanpa bekerja untuk meraihnya. Hal ini kedengarannya seperti skema cepat kaya, tetapi pendapatan pasif adalah nyata adanya. Kenyataannya, setiap milyarder di muka bumi ini menggunakan tenaga pendapatan pasif untuk menjaga uang mereka tetap mengalir ke dompet mereka selagi mereka asyik berpesta, berlibur dan lain sebagainya. Contoh terbaik dari pendapatan pasif di dunia nyata adalah bisnis properti. Ketika anda memiliki bangunan apartemen dan merekrut manajer properti dan pekerja perawat untuk merawat apartemen tersebut dan anda mengumpulkan sewanya, yang anda lakukan adalah mencairkan cek yang masuk.

Tentunya pendapatan pasif tidak hanya terjadi dalam semalam. Jika hal ini terjadi, maka tentunya setiap orang akan dengan mudahnya menjadi kaya raya. Dalam kasus pemilik apartemen, pemilik apartemen tersebut membutuhkan uang, waktu dan pengetahuan untuk merancang korporasi A, mencari bangunan yang akan dibeli, menyiapkan uag untuk membeli, dan mencari pinjaman jika uang yang dimiliki kurang, merenovasi, kemudian merekrut manajer properti dan pekerja pereawatan. Tetapi, setelah segalanya selesai, cek mulai masuk dengan sedikit atau bahkan tanpa usaha sama sekali.

Google AdSense adalah persamaan dari hal tersebut di dunia maya. Anda memerlukan waktu untuk mempelajarinya, tetapi ketika anda telah selesai membangunnya, cek akan datang dengan sendirinya ke kantong anda atau jika anda memiliki akun online, anda dapat melihat uang mengalir ke akun PayPal anda.

Apakah Google AdSense Itu?

Google AdSense merupakan jalur cepat dan mudah untuk orang yang memiliki situs dari berbagai jenis dan ukuran untuk menampilkan iklan dari Google yang sesuai dengan hlaman situs mereka dan mendapatkan uang dari iklan tersebut. Karena iklan Google AdSense sesuai dengan apa yang pengunjung situs anda baca, atau karena iklan tersebut sesuai dengan keinginan dan karakteristik dari orang yang tertarik dengan isi halaman situs anda, maka anda sekarang memiliki satu jalan untuk meningkatkan isi halaman anda dan mendapat penghasilan dari sana.

Google AdSense juga merupakan jalan bagi pemilik situs untuk menyediakan fasilitas pencarian Google bagi pengunjung situs anda dan untuk menghasilkan lebih banyak uang dari penempatan iklan Google AdSense pada halaman hasil pencarian. Google AdSense memberikan anda kemampuan untuk memperoleh pendapatan iklan dari setiap halaman di situs anda - dengan investasi minimal dari waktu anda.

Jenis iklan apa yang harus saya pasang? Ini adalah bagian baiknya. Anda tidak perlu memilih iklan mana yang cocok untuk situs anda, Google melakukannya untuk anda. AdSense selalu mengirimkan iklan yang sesuai dan presisi untuk situs anda - berdasarkan halaman - dengan isi halaman yang dikunjungi pengunjung situs anda. Misalnya, jika anda memiliki sebuah halaman yang menceritakan tentang hewan peliharaan anda, Google akan mengirimkan iklan pada halaman tersebut mengenai toko hewan peliharaan, pakan hewan peliharaan, cara merawat hewan peliharaan, dan seterusnya. Anda mendapat sedikit gambaran?

Jika anda memutuskan untuk menambahkan kotak pencarian Google pada situs anda, AdSense akan memberikan iklan yang sesuai pada halaman hasil pencarian Google. Google menawarkan pula “AdSense Premium” yang berdasarkan CPC (cost per click - tarif per klik) dan mengikuti waktu, dengan termin dan format iklan yang terbatas - banner dan skyscrapper. Anda dapat mengaplikasikannya menggunakan akun AdWords, atau anda dapat membuat akun baru jika anda belum punya. Aplikan biasanya diberitahu dalam 24 jam apakah aplikasinya diterima atau ditolak untuk mengikuti program tersebut.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu anda ketahui:

  • Google tidak memiliki kriteria khusus untuk penerimaan dalam program AdSense
  • AdSense tidak mewajibkan adanya trafik minimum

Satu-satnya kriteria yang harus diperhatikan adalah syarat standar isi yang dapat diterima, dan hal ini merupakan syarat yang berlaku dimana saja.

Tim Google AdSense mengatakan bahwa mereka serius engenai situs yang memiliki isi yang berkualitas dan menarik, dan karena mereka hanya mengijinkan anggota AdSense menyisipkan satu iklan AdSense per halaan. Ini berarti bahwa anda tidak dapat menggunakan banner dan skyscrapper secara bersamaan.

Setelah anda diterima mengikuti program AdSense, anda akan diperkenankan untuk menempatkan iklan pada setiap situs yang anda miliki menggunakan kode iklan yang sama, tanpa mengesampingkan panduan dari Google.Sebelum mendaftar sebaiknya anda baca dahulu tanya jawab yang panjang dan detil dari Google AdSense.


Apa Yang Google AdSense Berikan?

Dalam tiga kata, memberikan anda uang. Semakin banyak iklan yang sesuai dengan pada halaman situs anda, maka anda akan dapat menghasilkan lebih banyak klik - dan lebih banyak uang yang akan anda terima, karena setiap pengunjung meng-klik iklan pada halaman di situs anda, Google akan membayar anda. Jika anda memiliki tim penjualan sendiri, maka anda akan mendapatkan keuntungan tambahan. AdSense akan menggantikan pekerjaan mereka. AdSense tidak berkompetisi dengan mereka. Dengan AdSense, anda akan mendapatkan halaman laporan yang memberikan laporan lengkap tentang apa yang dilakukan oleh iklan yang anda pasang dan apa yang mereka hasilkan.

Google memiliki basis data pengiklan yang besar, sehingga mereka memiliki iklan untuk semua jenis bisnis dan untuk setiap jenis isi tidak peduli berapa luas atau spesifiknya isi halaman tersebut. Ketika Google memberikan iklan, anda tidak harus berbicara dengan pengiklan anda.

AdSense menampilkan pengiklan yang sesuai dengan ruang lingkupnya. Kisaran pengiklan mulai dari perusahaan lokal yang kecil hingga perusahaan besar yang memiliki pasar global. Iklan diatur berdasarkan letak geografis pembaca sehingga sesuai dengan lokasi pembaca. Satu hal lagi untuk diketahui, Google AdSense tersedia dalam beragam bahasa.

Bagaimana AdSense menggambarkan cara melakukan semua itu? Adsense memiliki kemampuan untuk memberikan iklan yang sesuai karena guru di Google mengerti bagaimana halaman situs bekerja dan mereka terus-menerus meningkatkan kemampuan mereka untuk membuatnya semakin cerdas.
Sebagai contoh, beberapa kata dapat memberikan arti yang berbeda tergantung konteks kalimatnya. Anda pernah melihat ini terjadi pada kata ‘two’, ‘too’ dan ‘to’. Teknologi Google cukup cerdas untuk mengerti perbedaan ini dari konteks kalimat yang diberikan, sehingga anda mendapatkan lebih banyak iklan yang sesuai.

Ketika anda menempatkan kotak pencarian Google pada halaman di situs anda, maka anda dapat menghasilkan uang dari situs anda. Kemampuan untuk mencari melalui situs anda menjaga mereka tetap berada pada situs anda lebih lama - karena mereka dapat mencari dari tempat dimana mereka berada dan hanya memerlukan sedikit waktu bagi Google AdSense untuk bekerja. Hal terpenting yang perlu diingat adalah Google AdSense disediakan gratis untuk anda.

Jenis Iklan Apa Yang Bisa Dipasang Pada Situs Saya?

Terdapat beberapa jenis iklan yang tidak boleh anda tampilkan pada halaman situs anda, seperti pornografi, atau iklan MLM yang meneriakkan ‘Cara Menghasilkan $30.000 sebulan hanya dengan menonton televisi’ dengan huruf merah besar.

Google memiliki proses review iklan yang memeriksa iklan yang akan diberikan ke halaman situs anda. Proses ini memastikan bahwa iklan ang ditampilkan bersahabat dan tidak melanggar ketentuan Google AdSense.

Tim penyaring Google mengkombinasikan penyaring masukan bahasa sensitif dari pemilik situs seperti anda, dan sebuah tim penerjemah dengan sensitifitas yang baik untuk menyaring iklan yang tidak sesuai dengan isi halaman anda. Jika hal ini belum cukup, anda diberi kewenangan untuk memblokir iklan kompetitif dan memilih format iklan anda sendiri. Hal ini merupakan fitur yang bagus, Google mengijinkan anda menjalankan pertunjukan anda sendiri.

Hal lain yang harus anda perhatikan adalah apakah iklan tersebut akan bermasalah dengan tampilkan, perasaan, dan skema warna yang anda terapkan pada situs anda. Jangan kuatir, anda dapat mengubah penampilan iklan dan memilih dari warna dan templet yang beragam. Hal yang sama juga dapat dilakukan pada halaman hasil pencarian Google. Halaman laporan juga dapat diatur sesuai keinginan anda. Google memberikan peralatan laporan yang memungkinkan anda mengelompokkan laporan sesuai keinginan.
Hal tersebut berarti bahwa anda dapat menampilkan hasil berdasar URL, domain, jenis iklan, kategori dan lain-lain sehingga anda dapat melihat darimana penghasilan anda datang.

Bagaimana Memulai Google AdSense?

Sangat mudah untuk memulai AdSense dan hanya membutuhkan beberapa menit untuk mengaturnya. Anda mengisi satu aplikasi online, lalu kirim. Setelah anda diterima, hanya membutuhkan beberapa menit untuk mengatur format AdSense anda. Hal yang harus anda lakukan adalah menyali dan menempel kode HTML AdSense yang tercipta ke kode sumber situs anda. Setelah anda melakukannya, iklan anda akan mulai tampil pada situs anda dan menghasilkan uang untuk anda.

Sedikit tentang Market Place ( banyak hal bisa di hemat melalui Internet )



MARKET PLACE

Marketplace secara harfiah diterjemahkan sebagai ”ruang pasar” di internet. Sebagaimana pasar yang merupakan tempat bertemunya penjual (seller) dan pembeli (buyer), maka Marketplace pun merupakan ruang bertemunya penjual dan pembeli di internet.

Contoh-contoh marketplace di internet adalah sebagai berikut:

Lelang2000.com
Lelang2000.com adalah marketplace Indonesia dan berbahasa Indonesia dimana para penjual dan pembeli dapat saling tawar-menawar untuk beragam jenis barang atau produk seperti: handphone, komputer, atau jenis lainnya.

Setiap dari kita memiliki market-place masing-masing, market place adalah tempat kita menghabiskan sebagian besar waktu kita untuk beraktivitas. Jika kita seorang pelajar, market place kita di sekolah; jika kita seorang mahasiswa, market place kita di kampus; jika kita seorang karyawan, market place kita di kantor tempat kita bekerja. Setiap orang harus berfungsi di market placenya masing-masing. Dalam market place tersebutlah kita berkarya dan menjadi kehidupan sehari-harian kita, bertemu dengan orang-orang yang memiliki pola pikir yang sama (disesuaikan dengan market place tersebut) dan mau tidak mau kita bergaul, bertukar pendapat dengan orang-orang yang ada di dalamnya. Sesungguhnya merekalah yang menjadi tujuan penjangkauan kita dalam kehidupan market place itu

e-Bay

e-Bay adalah marketplace yang bersifat internasional dan secara default (standard) berbahasa Inggris namun ada beberapa pilihan region dan disesuaikan dengan bahasa region tersebut. Melalui e-Bay, penjual dan pembeli dapat memberikan penawaran untuk produk mulai dari kacamata, perangkat jaringan, TV, VCD player, dan lain sebagainya.

Marketplace lainnya adalah seperti Amazon.com dan Barnes & Noble yang lebih terfokus pada penjualan buku-buku, juga marketplace spesifik untuk telekomunikasi seperti Band-x.com, arbinet.com, dan lain sebagainya.

Manfaat Marketplace Bagi Pengembangan Daerah

Pemda dapat memperoleh beragam manfaat dengan hadirnya Marketplace terutama dalam hubungan dengan pemasaran potensi daerah dan produk-produk serta layanan-layanan yang dihasilkan oleh UKM-UKM.


Manfaat-manfaat tersebut adalah sebagai berikut:

Pangsa pasar yang luas
Pemda dapat meraih pasar internet yang sangat luas dan tidak hanya terbatas pada wilayah geografis Indonesia, bahkan dengan kemasan yang secara internasional menarik, pangsa manca negara juga dapat diraih. Kesempatan seperti ini dapat diwujudkan melalui hadirnya marketplace di internet.


Pengembangan Potensi Daerah
Pemda dapat mengembangkan potensi daerah melalui marketplace dengan menyuguhkan beragam informasi mengenai potensi daerah yang dimiliki. Dengan demikian Pemda dapat memberikan informasi terbaik kepada pasar yang luas dan tidak hanya terbatas pada penjual dan pembeli yang tertarik, melainkan juga kepada calon-calon investor baik di Indonesia maupun manca negara.

Pengembangan UKM-UKM
Melalui marketplace, Pemda dapat mengundang UKM-UKM untuk menawarkan produk-produk dan layanan-layanan yang dimilikinya. UKM-UKM dapat memiliki kios-kios yang bersifat virtual di dalam marketplace. Kios ini berfungsi sebagai outlet komoditi yang dimiliki UKM. Baik langsung ataupun tidak, Pemda dapat membantu UKM-UKM dalam mengembangkan pangsa pasar, mengemas informasi produk dan layanan, yang pada akhirnya akan menumbuhkan ekonomi masyarakan dan pendapatan daerah.

Efisiensi Biaya
Berbeda dengan Pasar yang secara fisik harus dibangun dengan biaya yang sangat tinggi, maka Marketplace adalah sebuah pasar yang bersifat ”virtual”, tidak nyata. Pasar yang hadir dalam bentuk web site internet yang dapat dihadiri oleh penjual dan pembeli hanya dengan menggerakkan mouse dan memencet keyboard atau dengan kata lain ”market at your fingertips.” Biaya yang dibutuhkan untuk membangun marketplace akan jauh lebih murah dan efisien jika dibanding dengan pembangunan pasar secara fisik, belum lagi jika dibandingkan dengan kemungkinan pangsa pasar yang dapat diraih di level internasional.

Masih banyak manfaat lain yang dapat diraih oleh Pemda, termasuk juga kecepatan transaksi, fleksibilitas pasar, dan lain sebagainya.

Sekilas CRM ( Customer Relationship Management )

CRM dan Signature Selling Method


Keberhasilan penerapan perangkat CRM (Customer Relationship Management ) sangat ditentukan oleh faktor budaya. CRM dalam lingkup perusahaan maupun pemerintahan pada prinsipnya merupakan piranti yang digunakan untuk mendorong dan memperkuat proses penjualan dan pelayanan pelanggan. Namun, jika faktor budaya tidak selaras maka penerapan CRM tidak bisa optimal. Pentingnya memperhatikan lima dimensi dalam teori kebudayaan dari Geert Hofstede untuk menyelaraskan penggunaan CRM dengan budaya.

Hofstede seorang ilmuwan Belanda melakukan riset yang paling berpengaruh dalam menganalisa perbedaan-perbedaan budaya dan mensintesakan persamaan-persamaan budaya. Dalam riset itu Hofstede, mempelajari ratusan ribu orang yang bekerja diberbagai negara yang berbeda. Karya Hofstede telah mengidentifikasikan lima dimensi budaya dasar yang membedakan seseorang. Lima dimensi budaya nasional yang terdiri dari orientasi sosial, kekuasaan, ketidakpastian, sasaran dan
orientasi waktu, sangat mempengaruhi perilaku bisnis. Implikasi teori Hofstede tercermin dalam AFLAC, sebuah perusahaan asuransi yang berkantor pusat di Columbus, Goorgia.

Dengan menyelaraskan budaya dan CRM, AFLAC menjadi perusahaan multinasional Amerika yang unik, karena pasar terbesarnya justru berada di Jepang. Asetnya di Jepang sekitar 3,6 triliun Yen, atau sekitar $ 30 miliar. Dengan perangkat CRM segenap karyawan AFLAS berjuang keras memberikan layanan berkualitas tinggi kepada pelanggan dan calon pelanggan. Hal itu terlihat dengan layanan klaim rata-rata diselesaikan hanya 2 hari kerja. Perusahaan itu juga telah menyesuaikan prosedur operasionalnya dengan kebutuhan pasar dan adaptasi budaya lokal.

Dalam situasi genting sekalipun, proses bisnis harus bisa di running dengan baik, begitupun pelayanan prima terhadap konsumen harus bisa dijalankan. Modul-modul dalam CRM sangat berguna untuk proses bisnis dan memelihara loyalitas pelanggan serta bisa menarik pelanggan baru secara progresif. Dalam kasus terjadinya kelumpuhan di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu yang lalu misalnya, maka modul CRM bisa menjadi dewa penolong bagi para penumpang yang jadwal perjalanannya dilanda ketidakpastian.

Tidaklah mengherankan jika perusahaan penerbangan terkemuka seperti Singapore Airline menerapkan CRM yang salah satu modulnya bernama Frequent Flyer. Dalam CRM itu data membership dapat dikelola menjadi informasi yang berguna untuk meningkatkan kepuasan bagi pelanggannya. Dengan mengumpulkan segala bentuk interaksi pelanggan baik itu lewat telephon, email, masukan situs atau hasil pembicaraan langsung dengan staffnya. Strategi bisnis menyeluruh dari
CRM Singapore Airline ini memungkinkan perusahaan secara efektif bisa mengelola hubungan baik dengan para pelanggan.

Modul Frequent Flyer yang dijalankan oleh Singapore Airline juga online dengan berbagai maskapai penerbangan lainya seperti SilkAir, Virgin Atlantic, Star Alliance Airlines.
Pada dasarnya CRM merupakan tool yang membantu perusahaan untuk lebih memahami pelanggannya dengan sistem pengelolaan hubungan dua arah. Riset mengatakan bahwa pangsa pasar CRM akan berkembang hingga lebih dari 20 milyar Dollar Amerika pertahun. Faktor itulah yang membuat perusahaan besar atau enterprise menitikberatkan bisnis mereka fokus ke pelanggan (customer focus). Apalagi, hasil penelitian menyatakan bahwa biaya untuk mendapatkan pelanggan baru bisa 10 kali biaya untuk menjaga pelanggan yang sudah ada.

Sementara itu pelanggan juga memiliki kecenderungan untuk tidak sekedar transaksional, tetapi juga menginginkan hubungan dua arah secara mudah. Kecenderungan lain yang melahirkan CRM adalah majunya teknologi manajemen data yang memungkinkan disimpannya jutaan data dalam satu sistem tunggal. Dulu, informasi tentang pelanggan akan disimpan dalam puluhan sistem yang berbeda dan belum ada teknologi yang mampu mengelola informasi kompleks tentang pelanggan.

Data yang ada bisa dari yellow page telepon, email, faksimili, catatan tangan staf sales dan marketing, kartu nama, dalain-lain. Beberapa penyedia software CRM seperti Siebel Systems (teloah diakuisisi Oracle), Clarify (Nortel Networks), PeopleSoft dan Oracle telah menjadi market leader.

Sesuai dengan kondisi aktual bisnis proses di Indonesia, dibutuhkan modul-modul CRM yang harganya murah dengan menggunakan teknologi yang open platform dan open standards. Karena sifatnya yang open standards maka aplikasi CRM tidak akan vendor lock-in. Sejumlah pengembang aplikasi di tanah air memprioritaskan pengembangan subsistem CRM yaitu Account Management System atau Sales Force Autiomation atau e-BizSales. Merupakan aplikasi buatan dalam negeri yang mampu mengadopsi secara tepat teori Signature Selling Method yang mampu mengelola dan menyajikan segala sesuatu yang terkait dengan informasi pelanggan dan penjualan secara on-line, dan mentrasformasikan informasi kualitatif penjualan secara elegan kedalam data kuantitatif, sehingga lebih mudah dipahami oleh pimpinan penjualan. Sangat berguna untuk meningkatkan sales dan keuntungan perusahaan serta customer value dengan mengutamakan pelanggan utama.

Dengan memanfaatkan e-BizSales maka diharapkan setiap account manager dapat meningkatkan penjualannya, memperbesar account loyalty, menambah account profitability, mendapatkan suistainable competitive advantage serta dapat mempermudah identifikasi bisnis proses dan kebutuhan pelanggan. Modul-modul dalam e-BizSales dapat digunakan untuk mengelola data pelanggan pada kantor cabang atau pusat yang lokasinya terpisah. Dengan berbasiskan teknologi web distributed dimana seluruh data dan aplikasi dapat disinkronkan dan dikonsolidasikan di data center.

Dengan demikian integritas keseluruhan data bisa terjamin validitas dan aktualitasnya.
Secara garis besar e-BizSales terdiri dari beberapa modul, antara lain modul Pra-Penjualan, modul Penjualan, modul Post-Penjualan, modul Laporan, modul Dashboard, modul Customer Information System. Modul-modul itu secara efektif bisa membantu pencatatan dan pendataan profil pelanggan, kompetitor, potensi pelanggan. Pembuatan anggaran pendapatan dan anggaran biaya, pencatatan rencana dan realisasi kunjungan ke pelanggan. Juga mampu melakukan pendataan progress penjualan, pencatatan perolehan kontrak, kunjungan ke pelanggan. Pengelolaan data keluhan pelanggan dan tindak lanjutnya (complaint handling). Juga mampu digunakan untuk pembuatan laporan mengenai Firmwide Relationship Matrix dan Costumer Life Time Value.

Para pengembang CRM ditanah air hendaknya juga memiliki beberapa keunggulan. Antara lain satu account (perusahaan pelanggan) dapat ditangani oleh lebih dari satu Account Manager (AM). Dapat menangani multi currency. Dirancang berbasis arsitektur hibrid (Web Distributed) sehingga dapat dilakukan konsolidasi data (sinkronisasi) antara kantor cabang dan kantor pusat dengan memanfaatkan akses internet di Indonesia yang rata-rata memiliki karakter bandwith dan latensi yang rendah. Mudah diintegrasikan dengan sistem lain misalnya Oracle Finance dan Order Processing System.

Akomodasi masalah Cross Teritory, yaitu penggunaan resources antar unit kerja, baik dalam pelaksanaan maupun laporannya. Proges penjualan dapat dikuantifikasi untuk tujuan management review. Untuk pengembangan lebih lanjut, e-BizSales didesain agar dapat diintergrasikan dengan sistem messaging (SMS). Yang lebih penting lagi berbagai keunggulan diatas harus dikembangkan oleh software engineer dalam negeri dengan menggunakan Standard Software Engineering International, serta menggabungkan best practices implementasi CRM di beberapa multinational company.

Hal - hal yang mungkin diperlukan dalam riset pengenalan konsumen

DEMOGRAFI

Definisi :

Demografi = Ilmu yg mempelajari tentang besar, komposisi,
distribusi, dan perubahan penduduk.
[Donald J. Bogue, 1885]

Demografi = Ilmu yg mempelajari jumlah, sebaran teritorial, dan
komposisi penduduk; serta perubahan penduduk karena fertilitas,
mortalitas, migrasi, dan mobilitas social.
[ Philip M. Hauser dan Duddley Duncan]

Demografi = Ilmu yg mempelajari struktur dan proses penduduk di
suatu wilayah

Demografi ialah satu pengkajian tentang kependudukan manusia,
terutama fertiliti (kelahiran), mortaliti (kematian) perkahwinan
dan migrasi. Demografi melibatkan pengkajian yang saintifik tentang
saiz,
penyebaran ruang dan komposisi dan bagaimana ketiga-tiga komponen
ini berubah mengikut masa.
pada asasnya demografi ialah pengkajian yang saintifik dan
statistikal tentang
fertiliti, mortaliti serta migrasi dan bagaimana komponen ini berubah
mengikut masa serta mempengaruhi saiz dan taburan kependudukan
manusia.
Ahli demografi biasanya mementingkan statistik tentang fertiliti,
mortaliti dan migrasi kerana ketiga-tiga pemboleh ubah ini ialah
komponen
yang melibatkan perubahan kependudukan. Komponen ini diukur
melalui kadar kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk yang
menentukan saiz kependudukan, komposisi umur dan bagaimana sesuatu
kependudukan itu berkembang. Seorang ahli demografi selalunya
bertanya, "Berapa banyak laki-laki dan perempuan sekarang ?", "Di
mana
mereka ?", "Berapa umurnya? ", "Berapakah jumlah kelahiran dan siapa
yang melahirkan?" , dan "Mengapa dan bagaimana mereka berubah".
John Graunt (1620—1674), menjawab soalan seperti ini pada kurun
ke- 17. Umpamanya, dia menghitung penduduk London pada masa itu
sejumlah 199 000 orang laki2 dan 185 000 orang perempuan serta
mendapati kelahiran anak lelaki lebih banyak daripada anak perempuan
antara tahun 1628 hingga 1662. Graunt ialah seorang pedagang kain
dan teori
ilmu hisab yang ada padanya digunakan untuk membuat perkiraan tentang
kelahiran dan kematian. Tetapi, karena perkiraannya bersifat demo
grafik, dia sering dianggap sebagai bapak demografi modern.
Sebelum John Graunt, telah terdapat ahli-ahli falsafah China, Yunani
dan Arab purba seperti Kung Fu-Tze, Plato, Aristotle dan Ibnu Khaldun
yang membicarakan isu kependudukan yang sesuai pada masa itu.
Namun dengan kemunculan John Graunt, William Petty, Thomas Malthus,
Karl Marx dan William Fan, pengkajian terhadap demografi telah
mendapat konsep yang baru walaupun kaedah seperti yang dikenali
sekarang
belum begitu matang karena data seperti yang digunakan
oleh ahli demografi sekarang belum terwujud. Usaha merekodkan
peristiwa seperti kelahiran, kematian, perkahwinan dan lain-lain
diselaraskan di seluruh dunia hanya pada tahun 1872 setelah
dikembangkan
oleh Institut Hubungan Antarabangsa. Setelah proyek ini dilaksanakan,
minat untuk mengkaji kependudukan manusia dan lahir
disiplin baru yang dikenali sebagai demografi semakin
bertambah/populer.

Kependudukan atau demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika
kependudukan manusia. Meliputi di dalamnya ukuran, struktur, dan
distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap
waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan. Analisis
kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau
kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan,
kewarganegaraan, agama, atau etnisitas tertentu

-Technografi

Lingkungan tecknografia adalah alat ukur pada suatu daerah pemasaran
yang berdasar pada perkembangan pengunaan tecknologi pada suatu
daerah tertentu, seperti contoh di daerah A pengunaan tecnologi
pendengar musik masik sangat minim sehingga kita produsen dapat
memasukan produknya dengan lebih baik dengan mengetaui perkembangan
teknologi pendengar musik di daerah tersebut.

-Psikografi

Pilihan pembelian konsumen dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu: motivasi,
persepsi, pembelajaran, serta keyakinan dan sikap.

Motivasi
Konsumen memiliki waktu yang banyak, kebutuhan pada waktu tertentu.
Beberapa kebutuhan bersifat biogenis: kebutuhan tersebut muncul dari
tekanan biologis seperti lapar, haus, tidak nyaman. Kebutuhan yang
lain bersifat psikogenis: kebutuhan itu muncul dari tekanan
psikologis
seperti kebutuhan akan pengakuan, penghargaan, atau rasa keanggotaan
kelompok. Kebutuhan akan menjadi motif jika ia didorong hingga
mencapai level intensitas yang memadai. Motif adalah kebutuhan yang
memadai untuk mendorong seorang bertindak.

Persepsi
Seseorang yang termotivasi untuk bertindak. Bagaimana tindakan
sebenarnya seseorang yang termotivasi akan dipengaruhi oleh
persepsinya terhadap situasi tertentu. Persepsi adalah proses yang
digunakan oleh konsumen untuk memilih, mengorganisasi, dan
menginterpretasi masukan informasi. Persepsi tidak hanya bergantung
pada rangsangan fisik juga pada rangsangan yang berhubungan dengan
lingkungan sekitar dan keadaan individu yang bersangkutan. Poin
pentingnya dalah bahwa persepsi dapat sangat beragam antara individu
(konsumen) satu dengan yang lain.

Pembelajaran
Pembelajaran mengikuti perubahan perilaku seseorang yang timbul dari
pengalaman. Sebagian besar perilaku manusia adalah hasil dari
belajar.
Contoh; Jika anda membeli komputer IBM dan pengalaman anda
menyenagkan, tanggapan anda terhadap komputer dan IBM akan diperkuat
secara positif. Kemudian, ketika anda akan membeli printer, bahwa
karena IBM membuat komputer yang baik, IBM juga membuat printer yang
baik. Dengan kata lain, anda menggeneralisasi tanggapan anda terhadap
rangsangan yang serupa.

Keyakinan dan Sikap
Melalui bertindak dan belajar, konsumen mendapatkan keyakinan dan
sikap. Keduanya kemudian mempengaruhi pembelian mereka. Keyakinan
(belief) adalah gambaran pemikirang yang dianut seseorang tentang
gambaran sesuatu. Keyakinan Konsumen atau merek mempengaruhi
keputusan
pembelian mereka.

- Synchografi
Suatu aktivitas pemasaran mengikuti dan memenuhi kebutuhan konsumen

Sebagai contoh
Produsen hp akan menciptakan produk hp musik ditengah trend
masyarakat yang sedang mengemari hp dengan fitur musik agar lebih
menarik diberi tambahan pemutar video agar banyak konsumen
menginginkannya.

Alternatif efisiensi di dunia modern

Interaksi Secara Elektronis

Akhir-akhir ini, kita cenderung semakin akrab dengan istilah-istilah semacam e-Commerce, e-Banking, e-Government, e-Learning, dan sebagainya. Huruf "E" disini mengacu pada kata "Electronic", tapi lebih banyak digunakan dalam konteks internet. Jadi, istilah-istilah tersebut bisa dibaca sebagai Electronic Commerce, Electronic Government, Electronic Banking, atau Electronic Learning.

Dalam bagian ini, kita akan membahas secara sepintas tentang hal-hal yang berkaitan dengan istilah-istilah diatas. Dalam kenyataannya, hal-hal tersebut jauh lebih kompleks sehingga tidak mungkin dibahas secara rinci dalam halaman ini.

E-Commerce

Dari namanya, kita sudah bisa menebak kalau ini berkaitan dengan kegiatan yang bersifat komersial. Tidak salah memang, karena istilah e-commerce yang akan kita bahas ini memang mengacu pada kegiatan komersial di internet. Contoh paling umum dari kegiatan e-commerce tentu saja adalah aktifitas transaksi perdagangan melalui sarana internet. Dengan memanfaatkan e-commerce, para penjual (merchant) dapat menjajakan produknya secara lintas negara karena memang sifat internet sendiri yang tidak mengenal batasan geografis. Transaksi dapat berlangsung secara real time dari sudut mana saja di dunia asalkan terhubung dalam jaringan internet.

Umumnya transaksi melalui sarana e-commerce dilakukan melalui sarana suatu situs web yang dalam hal ini berlaku sebagai semacam etalase bagi produk yang dijajakan. Dari situs web ini, para pembeli (customer) dapat melihat bentuk dan spesifikasi produk bersangkutan lengkap dengan harga yang dipatok. Berikutnya, apabila si calon pembeli tertarik, maka ia dapat melakukan transaksi pembelian di situs tersebut dengan sarana kartu kredit. Berbeda dengan transaksi kartu kredit pada umumnya yang menggunakan peralatan khusus, transaksi kartu kredit di internet cukup dilakukan dengan memasukkan nomor kartu kredit beserta waktu kadaluwarsanya pada formulir yang disediakan.

Di tahap selanjutnya, program di server e-commerce akan melakukan verifikasi terhadap nomor kartu kredit yang diinputkan. Apabila nomor kartu yang dimasukkan valid, maka transaksi dianggap sah dan barang yang dipesan akan dikirimkan ke alamat pembeli. Tentu saja sebelumnya saat mengisi formulir pemesanan, calon pembeli telah mengisikan alamat lengkap kemana barang yang akan dibelinya harus dikirimkan. Harga barang yang dibeli kemudian akan dimasukkan dalam rekening tagihan dari kartu kredit yang digunakan.

Aktifitas e-commerce sebenarnya bukan melulu berkisar pada usaha perdagangan. Kalau kita rajin menjelajahi situs-situs web, kita bisa menjumpai aneka usaha yang pada intinya berusaha mengeduk keuntungan dari lalu-lintas akses internet. Ambil contoh situs lelang online di www.ebay.com yang demikian populer, juga situs penyedia jasa yang mengutip bayaran untuk netters yang ingin menggunakan layanannya. Tidak ketinggalan pula situs-situs khusus dewasa. Bahkan untuk yang terakhir ini justeru disebut-sebut sebagai pelopor dari bisnis e-commerce.

Seperti halnya kegiatan bisnis konvensional, iklan juga memegang peranan penting dalam e-commerce. Para pengelola situs web banyak mendapatkan pemasukan dari iklan yang ditayangkan di situs web yang dikelolanya (umumnya berbentuk iklan banner atau popup window). Tengok saja Yahoo atau DetikCom sebagai contoh dimana tiap halamannya selalu dijejali oleh banner iklan yang mencolok mata. Wajar saja, sebab dari sanalah sumber pembiayaan layanan (plus sumber keuntungan) mereka berasal.

Tapi dengan makin banyaknya situs web yang muncul juga berarti semakin ketatnya persaingan. Menjaring iklan di sebuah situs web tentu saja tidak gampang. Para pemasang iklan umumnya hanya berminat memasang iklannya pada situs dengan trafik kunjungan yang tinggi. Itu artinya para pengelola situs harus berusaha memancing sebanyak mungkin pengunjung ke situs mereka. Caranya tentu saja dengan memajang content yang beragam sehingga pengunjung bisa betah berlama-lama di situsnya--syukur-syukur kalau mereka akan balik lagi di kesempatan berikut atau lebih baik lagi apabila sampai menjadi pengunjung setia.

Sayangnya mengundang pengunjung dengan cara ini jelas butuh usaha dan biaya yang tidak sedikit, sementara itu efektifitas pemasangan banner iklan di situs web sendiri sebenarnya masih diragukan. Para pengunjung situs web umumnya datang dengan tujuan untuk mencari informasi sehingga kemungkinan besar tidak sempat melirik ke banner-banner yang terpajang di situs web bersangkutan. Alih-alih memperhatikan, para pengunjung kerap malahan merasa terganggu dengan adanya banner iklan di sebuah halaman web. Walhasil banyak situs web yang tidak mampu membiayai operasionalnya karena pemasukan dari iklan ternyata tidak mampu mengimbangi besarnya modal yang dikucurkan. Karena itulah beberapa waktu terakhir ini kita banyak melihat situs web komersial (dikenal sebagai 'DotCom') yang bertumbangan

E-Banking

Electronic Banking, atau e-banking bisa diartikan sebagai aktifitas perbankan di internet. Layanan ini memungkinkan nasabah sebuah bank dapat melakukan hampir semua jenis transaksi perbankan melalui sarana internet, khususnya via web. Mirip dengan penggunaan mesin ATM, lewat sarana internet seorang nasabah dapat melakukan aktifitas pengecekan rekening, transfer dana antar rekening, hingga pembayaran tagihan-tagihan rutin bulanan (listrik, telepon, dsb.) melalui rekening banknya. Jelas banyak keuntungan yang bisa didapatkan nasabah dengan memanfaatkan layanan ini, terutama bila dilihat dari waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena transaksi e-banking jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah dapat terhubung dengan jaringan internet.

Untuk dapat menggunakan layanan ini, seorang nasabah akan dibekali dengan login dan kode akses ke situs web dimana terdapat fasilitas e-banking milik bank bersangkutan. Selanjutnya, nasabah dapat melakukan login dan melakukan aktifitas perbankan melalui situs web bank bersangkutan.

E-banking sebenarnya bukan barang baru di internet, tapi di Indonesia sendiri, baru beberapa tahun belakangan ini marak diaplikasikan oleh beberapa bank papan atas. Konon ini berkaitan dengan keamanan nasabah yang tentunya menjadi perhatian utama dari para pengelola bank disamping masalah infrastruktur bank bersangkutan.

Keamanan memang merupakan isu utama dalam e-banking karena sebagaimana kegiatan lainnya di internet, transaksi perbankan di internet juga rawan terhadap pengintaian dan penyalahgunaan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Sebuah situs e-banking diwajibkan untuk menggunakan standar keamanan yang sangat ketat untuk menjamin bahwa setiap layanan yang mereka sediakan hanya dimanfaatkan oleh mereka yang memang betul-betul berhak. Salah satu teknik pengamanan yang sering dugunakan dalam e-banking adalah melalui SSL (Secure Socket Layer) maupun lewat protokol HTTPS (Secure HTTP).


E-Government

Istilah ini baru kedengaran beberapa waktu belakangan ini, seiring dengan maraknya pemanfaatan teknologi internet dalam bidang pemerintahan. Walaupun namanya e-governmet, tapi jangan dibayangkan ini adalah sistem pemerintahan yang sepenuhnya berbasis internet. E-government, khususnya di Indonesia, masih diartikan secara sempit sebagai sebuah sistem di internet (entah web, alamat email kontak, atau milis) yang mengeksploitir potensi di suatu daerah dengan maksud mengundang pihak-pihak yang mungkin dapat memberikan keuntungan bagi daerah bersangkutan, entah itu sebagai investor atau turis.

Kalau kita menengok ke situs-situs pemerintah daerah di Indonesia yang mengaku sebagai "e-government", sebenarnya tidak ubahnya dengan etalase yang memajang data statisik, potensi wisata, dan kekayaan alam suatu daerah, dan tidak ketinggalan pula kesempatan (baca: undangan) bagi para investor untuk menanamkan modalnya di daerah bersangkutan. Content yang berkaitan dengan pemerintahan (government) sendiri malahan tidak mendapat perhatian yang cukup.

Ini mungkin hanya masalah istilah, tapi rasanya cukup mengganggu juga, khususnya kalau dibandingkan dengan aktifitas elektronik lainnya di internet yang memang betul-betul mengacu ke namanya. Namun demikian, mudah-mudahan kita juga sedang menuju ke arah yang lebih maju dalam hal pemanfaatan internet untuk keperluan pemerintahan sehingga kelak slogan e-government ini betul-betul diaplikasikan secara utuh dan bukannya sekedar sebagai "etalase" potensi daerah seperti yang sekarang kita saksikan.

Salah satu contoh penerapan e-Government dalam artian sesungguhnya dapat dijumpai di negara tetangga kita, Singapura. Untuk penerapan e-Governement di negaranya, pemerintah Singapura telah menjalankan proyek ambisius yang disebut eGAP (Electronic Government Action Plan). Proyek yang setiap tahapnya menyedot anggaran sebesar US$ 743 juta ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan publik secara online di negara tersebut.

Tahap pertama proyek ini telah berhasil membangun 1600 layanan publik secara online. Layanan ini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga sanggup melakukan transaksi semacam memesan fasilitas olahraga, mendaftarkan perusahaan, membuat paspor baru, dan sebagainya. Program ini telah berhasil membuat 75 persen penduduk Singapura mulai berkomunikasi dengan birokrasi secara online via internet. Dalam proyek eGAP tahap II yang dimulai pada tahun 2003, pemerintah negara pulau tersebut mengharapkan 90 persen warga negaranya dapat berkomunikasi secara online pada 2006 nanti.


e-Learning

Istilah e-Learning dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk penerapan teknologi informasi di bidang pendidikan dalam bentuk sekolah maya. Definisi e-Learning sendiri sebenarnya sangat luas, bahkan sebuah portal informasi tentang suatu topik (seperti halnya situs ini) juga dapat tercakup dalam e-Learning ini. Namun istilah e-Learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses belajar-mengajar di sekolah dalam bentuk digital yang dijembatani oleh teknologi Internet.

Dalam teknologi e-Learning, semua proses belajar-mengajar yang biasa ditemui dalam sebuah ruang kelas, dilakukan secara live namun virtual, artinya dalam saat yang sama, seorang guru mengajar di depan sebuah komputer yang ada di suatu tempat, sedangkan para siswa mengikuti pelajaran tersebut dari komputer lain di tempat yang berbeda. Dalam hal ini, secara langsung guru dan siswa tidak saling berkomunikasi, namun secara tidak langsung mereka saling berinteraksi pada waktu yang sama.

Semua proses belajar-mengajar hanya dilakukan di depan sebuah komputer yang terhubung ke jaringan internet, dan semua fasilitas yang yang biasa tersedia di sebuah sekolah dapat tergantikan fungsinya hanya oleh menu yang terpampang pada layar monitor komputer. Materi pelajaran pun dapat diperoleh secara langsung dalam bentuk file-file yang dapat di-download, sedangkan interaksi antara guru dan siswa dalam bentuk pemberian tugas dapat dilakukan secara lebih intensif dalam bentuk forum diskusi dan email.

Pemanfaatan e-Learning membuahkan beberapa keuntungan, diantaranya dari segi finansial dengan berkurangnya biaya yang diperlukan untuk mengimplementasikan sistem secara keseluruhan jika dibandingkan dengan biaya yang dibutuhkan untuk mendirikan bangunan sekolah beserta seluruh perangkat pendukungnya, termasuk pengajar. Dari sisi peserta didik, biaya yang diperlukan untuk mengikuti sekolah konvensional, misalnya transportasi, pembelian buku, dan sebagainya dapat dikurangi, namun sebagai gantinya diperlukan biaya akses internet. Dari sisi penyelenggara, biaya pengadaan e-Learning sendiri dapat direduksi, disamping jumlah peserta didik yang dapat ditampung jauh melebihi yang dapat ditangani oleh metode konvensional dalam kondisi geografis yang lebih luas.


Namun, dibalik segala kelebihan yang ditawarkan, penerapan e-Learning, khususnya di Indonesia masih menyimpan masalah, antara lain pada keterbatasan akses internet serta kurangnya pemahaman masyarakat akan teknologi internet. e-Learning juga kurang cocok untuk digunakan pada level pendidikan dasar dan menengah, khususnya karena kendala sosialisasi. Seperti kita ketahui, tujuan kegiatan belajar-mengajar di sekolah bukan hanya untuk menimba ilmu pengetahuan, melainkan juga melatih anak untuk bersosialisasi dengan teman sebaya maupun lingkungan di luar rumah. Hal semacam ini tidak bisa didapati dalam sekolah maya via e-Learning. Disamping itu, sistem belajar jarak jauh sangat mensyaratkan kemandirian, sehingga lebih cocok untuk diterapkan pada lembaga pendidikan tinggi maupun kursus.